Amanah Sebagai Fondasi Kepemimpinan Islam: Analisis Tadabbur Q.S. An-Nisā [4]: 58

Di era globalisasi, kepemimpinan islam sangat menyoroti amanah sebagai fondasi yang kokoh, yang berakar pada al-Qur’an dan Sunnah, amah bukan hanya sekadar etika, tetapi sebagai pilar pembentuk kepemimpinan yang adil dan transparan dalam menghadapi tantangan. Pembahasan merujuk pada Q.S. an-Nisā’ [4]: 58 sebagaimana ayat tersebut menyinggung problematika yang relevan dengan topik pembahasan : اِنَّ اللّٰهَ…

Read More

Ketika yang Kita Benci Justru Menyelamatkan: Tafsir QS. Al-Baqarah [2]:216

Generasi Z hidup di era ketika semuanya serba cepat, diantaranya informasi datang tanpa henti, standar sukses berubah setiap hari, dan apa yang terlihat di media sosial sering membuat hidup orang lain tampak sempurna. Tidak heran banyak para Gen-Z merasa tertekan ketika kenyataan tidak sesuai harapan, seperti gagal masuk kampus tujuan, belum menemukan pekerjaan yang pas,…

Read More

Barakah dalam Perspektif al-Zamakhsyarī: Relevansi QS. al-A‘rāf [7]: 96 bagi Kehidupan Modern

Dalam kehidupan modern yang serba cepat dan materialistis, istilah barakah sering terdengar namun pemahamannya masih cukup terbatas. Banyak orang menganggap barakah hanya sekadar rezeki yang lebih atau hanya sekadar keberuntungan semata. Padahal dalam al-Qur’an barakah memiliki makna yang lebih luas dan mendalam, karena barakah mencakup semua aspek kehidupan manusia. Berikut redaksi ayat dan terjemahnya dari…

Read More

Etika Bermedia Sosial: Tafsir QS. An-Nisa’ [4]: 148

Di era media sosial, satu kalimat bisa menjadi pembelaan diri atau justru kezaliman baru. Allah Swt. menegaskan dalam QS. An-Nisā’ [4]: 148 bahwa Dia tidak menyukai ucapan buruk yang disampaikan secara terang-terangan, kecuali oleh orang yang dizalimi. berikut ayat dan terjemahnya : لَّا يُحِبُّ ٱللَّهُ ٱلْجَهْرَ بِٱلسُّوٓءِ مِنَ ٱلْقَوْلِ إِلَّا مَن ظُلِمَ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ…

Read More

Kafa’ah: Seni Menyelaraskan Prinsip yang Berbeda

Seringkali kita mendengar kalimat manis, “Cinta itu menyatukan perbedaan.” Namun dalam realita pernikahan, cinta saja kadang tak cukup kuat menahan guncangan jika prinsip dasar kita sudah jauh berbeda. Perbedaan yang awalnya terasa kecil, bisa berubah jadi duri yang menyesakkan saat kita mulai hidup satu atap. Mengenai hal ini, Syekh Wahbah Az-Zuhaili dalam kitabnya Al-Fiqh al-Islami…

Read More

Kritik Nalar Arab-Islam: Mengapa Kita Masih Terjebak pada Romantisme Masa Lalu

Wacana keislaman hari ini tengah menghadapi tantangan serius berupa stagnasi intelektual yang berakar dari keterpautan berlebih pada masa lalu. Terdapat kecenderungan kuat di mana ijtihad manusia yang lahir dalam ruang sejarah tertentu mengalami proses sakralisasi, sehingga dianggap setara dengan wahyu yang bersifat absolut. Kondisi ini membuat kemampuan berpikir kritis melemah, sehingga agama lebih sering dipahami…

Read More

Makna ‘Wal-Kāẓimīna al-Ghayẓ’ dalam Kehidupan Modern: Tafsir Q.S Al-Imran [3]:134

Di tengah meningkatnya konflik di media sosial, dan maraknya kasus kekerasan yang berakar pada emosi tak terkendali, Al-Qur’an menghadirkan salah satu pedoman moral paling kuat yang tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga sangat aktual tentang pengelolaan amarah. Salah satu ayat dalam QS Ali ‘Imran ayat 134: الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ…

Read More

Konsep Hikmah Dalam QS  Al-Baqarah [2]: 269 Dan Aktualisasi Nya Dalam Pendidikan dan Kepemimpinan Modern

Jika ilmu adalah sebuah peta, maka Hikmah adalah kompasnya. Tanpa Hikmah, seorang pemimpin hanya akan berjalan cepat tanpa arah, dan seorang pendidik hanya akan mentransfer data tanpa membentuk jiwa. Mari kita bedah bagaimana QS. Al-Baqarah [2]: 269 menjadi kunci transformasi pendidikan dan gaya kepemimpinan di abad ke-21 Berikut ayat dan terjemahnya  : يُّؤْتِى الْحِكْمَةَ مَنْ…

Read More

Jangan Rusak Sedekahmu: Tafsir QS. Al-Baqarah [2]: 262

Sedekah merupakan salah satu amalan yang memiliki kedudukan penting dalam Islam. Ia tidak hanya berkaitan dengan pemberian harta, tetapi juga mencerminkan kualitas iman dan keikhlasan seseorang. Para ulama menjelaskan bahwa sedekah adalah pemberian yang dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Di sisi lain, sedekah juga dipahami sebagai bentuk kepedulian sosial, yakni memberikan sesuatu yang bermanfaat…

Read More

Saat Iman Dijawab dengan Rahmat: Analisis Al-Baqarah [2]:286

Ketika Allah menurunkan ayat tentang pertanggungjawaban isi hati, para sahabat Nabi Saw merasa takut dan tidak sanggup menanggungnya. Namun kegelisahan itu justru dijawab dengan turunnya ayat penutup Surah Al-Baqarah yang menegaskan satu prinsip agung Islam yaitu Allah tidak membebani hamba-Nya melampaui batas kemampuannya. Berikut Teks dan terjemahnya: لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا…

Read More