Etika Bermedia Sosial: Tafsir QS. An-Nisa’ [4]: 148
Di era media sosial, satu kalimat bisa menjadi pembelaan diri atau justru kezaliman baru. Allah Swt. menegaskan dalam QS. An-Nisā’ [4]: 148 bahwa Dia tidak menyukai ucapan buruk yang disampaikan secara terang-terangan, kecuali oleh orang yang dizalimi. berikut ayat dan terjemahnya : لَّا يُحِبُّ ٱللَّهُ ٱلْجَهْرَ بِٱلسُّوٓءِ مِنَ ٱلْقَوْلِ إِلَّا مَن ظُلِمَ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ…

